Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Anggur Wirogunan Andalan Pertanian Kota Pasuruan


Pasuruan-Pasline News
Kota Pasuruan kini memiliki kawasan budidaya anggur dan sentra produk turunannya seperti dodol anggur dan minuman anggur. Kawasan tersebut berada di Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Kebon anggurnya sendiri dibudidayakan di Demlot Tanaman Unggulan Anggur di eks tanah bengkok seluas hampir 3000 m2,  berada disisi utara kantor Kelurahan Wirogunan.

Di lahan tersebut tampak tanaman anggur jenis belgia berjajar rapi dengan buahnya yang lebat. Anggur berwarna kuning ini sedang dipanen oleh kelompok tani Kelurahan Wirogunan  bersama Kepala Dinas Pertanian Kota Pasuruan, Edy Ana beserta anak buahnya, Jumat (10/01/20).

"Panen kali ini buahnya lumayan banyak, namun, karena sekarang musim hujan, sebagian buahnya rontok kena air hujan. Walau begitu, beberapa keranjang besar sudah terisi penuh oleh anggur, "ucap Edy Ana.

Kabid  Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kota Pasuruan, Juni Widodo menerangkan, Rencananya, anggur yang memiliki rasa manis ini, akan dijual kepasar setelah dipilih yang segar dan utuh satu tangkai. Sedangkan yang kurang segar dan lepas dari tangkai akan diolah menjadi minuman anggur dan dodol anggur.

"Program pemerintah ini konsepnya pemberdayaan masyarakat. Kedepan, kelompok masyarakat yang  mengembangkan produk tanaman unggulan dan hasil olahannya, akan kami fasilitasi, "ucapnya.

Sukses Demlot Tanaman Unggulan Anggur Wirogunan, hingga bisa panen dua kali sejak dibudidaya tahun 2018 lalu, tidak lepas dari seorang petugas penyuluh lapangan (PPL) Kelurahan Wirogunan yang bernama Enggar. Atas petunjuk dan bimbingannya selama pendampingan, kelompok tani dan kader kelurahan, akhirnya bisa memahami cara menanam, merawat dan  memanen anggur dengan baik dan benar.

Menurutnya, menanam anggur tidak sulit tapi butuh kesabaran dan telaten. Tentu saja butuh ilmu tehnik bertani yang benar. Tinggal menancapkan batang buah anggur yang dipotong sesuai ukuran, ke media tanah yang lebih dulu diolah.
"Setelah umur enam bulan, anggur mulai bisa dipanen. Biasanya satu tahun bisa panen dua kali, melihat jenis anggur dan kondisi alam serta pemangkasannya. Untuk pohon anggur di Wirogunan, jenisnya anggur belgia, masa panennya 110 hari, "urai Enggar.(B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan