Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Reses Pertama Mahfud Mendapat usulan Membangun Jembatan Sepanjang 250 m. Reses Yasin di RM Kurnia dan Reses Sugiharto di RM kebon Pring.



Pasuruan-Pasline News
Anggota DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi PKB, Mahfud, S.H., M.Hum, di reses pertamanya, yang digelar di salah satu hotel di Kota Pasuruan, Rabu (11/12/19), mendapat usulan menarik dari konstituennya. Yaitu, membangun jembatan dermaga di ujung jalan Hangtuah RT9/RW3 Kelurahan Ngemplakrejo,  Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Jembatan dermaga sepanjang 250 m tersebut sudah dibangun secara swadaya oleh masyarakat dari kayu seadanya, selama.ini digunakan  untuk mancing. Jika jembatan tersebut di bangun permanen, manfaatnya akan bertambah lagi yaitu untuk bersandarnya perahu nelayan. "Selain digunakan untuk tempat mancing, jembatan tersebut bisa digunakan untuk sandar perahu dan kapal nelayan. Apalagi jika air laut surut, nelayan tidak jauh- jauh  parkir perahunya. "Terang Mahfud.

Dia menambahkan, usulan tersebut sangat relevan untuk di wujudkan. Multi player efeknya sungguh luar biasa, ekonomi masyarakat sekitar bisa terkatrol. Seperti parkir dan warung. "Usulan tersebut akan kami usulkan di perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun 2020. Jika tidak gol, ya dianggarkan di APBD tahun 2021, "jelas Mahfud.

Selain jembatan, usulan lainnya adalah pembangunan saluran air yang melintasi bangunan kantor Kecamatan Panggungrejo hingga ke sungai yang berada di sisi barat kantor kecamatan, berbatasan dengan Kelurahan Tambaan. Saluran air tersebut diusulkan, karena masyarakat di RT 3 dan RT4 yang berada di sebelah selatan kantor Kecamatan, kerepotan akses pembuangan air limbah rumah tangga dan dipastikan banjir jika hujan. Penyebabnya, pembangunan kantor Kecamatan tahun 2017 lalu tidak di disertai pembangunan saluran airnya."Usulan tersebut diperhatikan dan secepatnya kita usulkan ke dinas terkait agar cepat diwujudkan, "ujar Mahfud.

Selain dua usulan, masyarakat juga mengaduh soal PKH ( Program Keluarga Harapan), yang dinilainya tidak adil. "Ada beda perlakuan antara sekolah SD negeri dengan sekolah swasta. Jika sebuah keluarga harapan anaknya sekolah di SD negeri, keluarga tersebut akan mendapat program PKH. Lain halnya jika sebuah keluarga yang putranya bersekolah di swasta seperti Madin dan M I, mereka  . tidak bakalan akan mendapat program tersebut. "Kondisi ini tentusaja memprihatinkan. Kami akan cari tahu dan akan kami tanyakan ke pendamping, "tegasnya.

Reses Mahfud berbarengan dengan reses dua koleganya dari PKB yakni, M. Yasin dan H. Sugiarto. M. Yasin menggelar resesnya di Rumah Makan Kurnia, Rabu (11/12) dihadiri seratusan konstituennya.

H. Sugiarto menggelar reses pertamanya di rumah makan Kebon Pring Kelurahan Karangketug, Rabu (11/12), dihadiri juga seratusan orang konstituen.(B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan