Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Perintah DPP, DPC Partai Hanura Undang 10 Orang Bacakada


Pasuruan-Pasline News
DPC Partai Hanura Kota Pasuruan, dalam rangka penjaringan bakal calon kepala daerah di Pilkada serentak 2020 mendatang, mendapat perintah dari DPP untuk mengundang 10 orang Bacakada. Tiga orang diantaranya tidak melalui proses pendaftaran yakni, Nurul Jadid, Rusman dan Gus Amak. Khusus Gus Amak, sengaja tidak diundang oleh Farid Misbah, karena alasan pribadi. Hal itu sudah disampaikan ke DPP.

Informasi tersebut disampaikan Farid Misbah, ketua DPD Partai Hanura Kota Pasuruan saat menerima kehadiran Bacakada Raharto Teno Prasetyo di Kantornya Jalan Patiunus no.68 Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Senin (23/12). Dia menerangkan, perintah DPP tersebut dilandasi dari hasil survei internal partai.  DPP menghendaki jago Partai Hanura wajib menang. Oleh karena itu, Hanura menerjunkan tim survei dari internal partai yang bekerja mengumpulkan informasi dari masyarakat dan diolah menjadi sebuah data yang dijadikan acuan untuk keputusan partai dalam menentukan rekomendasi partai.

"Langkah tersebut diambil agar keputusan partai dalam bentuk rekomendasi tidak salah, seperti pilkada sebelumnya. Dua kali Hanura ikut kontestasi pilkada Kota Pasuruan,  dua kali pula kalah, "ujar Farid.

Sisi lain, H. Nurul Jadid, membenarkan kalau dirinya mendapat surat terkait penjaringan Bacakada Kota Pasuruan dari Partai Hanura. "Betul, saya mendapat surat beserta form penjaringan Bacakada Kota Pasuruan di Pilkada tahun 2020 nanti, dari Partai Hanura, "ucapnya.
Dia menuturkan, surat tersebut isinya penjaringan Partai Hanura untuk pilkada tahun 2020. Dan dirinya dipercaya oleh Partai Hanura untuk masuk bursa pilkada. "Saya hargai kepercayaan Partai Hanura pada saya. Tentu saja yang bisa menilai diri saya layak atau tidak untuk memimpin kota ini ya partai itu sendiri. Yang jelas partai sudah memiliki perangkat untuk memilih calonnya. Salah satunya tim survei.

Nurul Jadid menambahkan, bahwa dirinya tidak hanya diundang Partai Hanura, tapi partai lain juga pernah menyuratinya. Seperti PKS dan PAN, "Beberapa partai telah menyurati saya terkait Bacakada pilkada Kota Pasuruan. Saya menghargai itu sebagai bentuk kepercayaan parpol pada saya. Kalau kepercayaan tersebut berlanjut hingga rekomendasi untuk saya, saya akan all out demi untuk membangun Kota Pasuruan yang maslahat, "tegas Kaji Jadid. (B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan