Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Butuh Kolaborasi Politisi dan Birokrat


Pasuruan-Pasline News
Di era milenial, masyarakat butuh sosok pemimpin yang paham birokrasi. Atau paling tidak kolaborasi antara politisi dengan birokrat untuk kepala daerah dan wakilnya. Hal tersebut disampaikan oleh Budi Widayat saat mengembalikan berkas lamaran Bacakada di kantor Partai Hanura Jalan Patiunus No.56, Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jumat (27/12).

Menurutnya, dijaman milenial, butuh kepiawaian seorang birokrat untuk pembangunan sumberdaya manusia terutama di pemerintahan. SDM yang berkualitas berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi masyarakat Pasuruan. "Dengan SDM yang berkualitas, pelayanan akan lebih maksimal dan Infrastruktur sebagai faktor penunjang,  akan dibangun dengan perencanaan yang matang agar tepat sasaran, "ucapnya.

Budi menambahkan, masuk dalam bursa pilkada Kota Pasuruan butuh kendaraan politik. Oleh sebab itu, dirinya melamar Partai Hanura di posisi yang jarang diminati, yaitu wakil walikota. Menurutnya, jaman sekarang butuh kolaborasi antara politisi dengan birokrasi agar tercipta harmonisasi dalam membangun Kota Pasuruan kedepan.

Untuk melangkah lebih jauh di pilkada Kota Pasuruan, Perlu adanya komunikasi politik dengan Partai apapun, khususnya Partai Hanura yang memiliki modal tiga kursi di dewan dan peraih suara terbanyak ke tiga di pileg tahun 2019.

" Dengan partai Hanura kami punya cita-cita yang sama yakni, memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat Pasuruan. Saya ucapkan terima kasih pada tim13 karena sudah dikenalkan dengan teman- teman PAC. Saya yakin Tim 13 akan lebih tahu siapa yang bakal dipilih menjadi Walikota maupun wakil walikota, "terangnya.(B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan