Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Tragedi Runtuhnya Gedung SDN Gentong Kota Pasuruan Renggut Dua Nyawa



Pasuruan-Pasline News

Unit Pelaksana Teknis SDN Gentong di Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan, ambruk, Selasa (05/11/19). Atap bangunan satu blok yang dipakai untuk empat ruang kelas, kelas llA,  Kelas ll B, Kelas VA dan VB ambruk di jam pelajaran. Kejadiannya sekitar pukul 7.30 WIB menimpa semua murid dan guru yang sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Korban pun berjatuhan. Suasana menjadi panik. Guru dan Masyarakat sekitar berjuang menolong korban.

Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Selamet S, kejadian ambruknya ruang kelas tersebut sekitar pukul 7.30 WIB. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit Purut dan Klinik Graha Medika di Kelurahan Karangketug Kota Pasuruan. "Semua korban dilarikan kerumah sakit terdekat. Jumlah korban luka masih dihitung dan korban meninggal dua orang yaitu seorang murid perempuan dan seorang guru tidak tetap, yang meninggal saat dilarikan ke Klinik Graha Medika. Bangunan tersebut saat ini dipolisline untuk dilakukan proses penyelidikan penyebab ambruknya bangunan tersebut , "terangnya.

Humas RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan menerangkan, korban tragedi sekolah ambruk tersebut yang dirawat di IGD sebanyak 14 anak. Satu anak meninggal dunia atas nama Evina arfin putri, perempuan. 13 lainnya luka berat dan ringan. "Korban masih kita rawat dan kita observasi selama 5 jam atau lebih. Dua anak menjalani operasi karena patah tulang kaki dan patah tulang jari kaki. Rata-rata korban mengalami luka di kepala dan lecet di tubuhnya. Dan satu lagi korban meninggal dunia di Klinik Graha Medika. Total 2 orang meninggal di tragedi ini,  "jelasnya.

Tragedi ambruknya bangunan SDN Gentong, memantik keprihatinan semua pihak. Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Agus Sudariyatno, SIK, MH, datang ke TKP dan memimpin anak buahnya secara langsung untuk melakukan olah TKP. Dari pemerintah Kota Pasuruan, Sekda Drs. Bahrul Ulum langsung mengunjungi korban di rumah sakit Purut. Dia memberikan semangat pada orang tua dan siswa yang menjadi korban agar tetap sabar dan berdoa untuk cepat sembuh dan kembali kebangku sekolah. Setelah mengunjungi korban di rumah sakit Purut, Bahrul meluncur ke TKP di SDN Gentong. Kabarnya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah akan mengunjungi SDN Genting. Berita terakhir, Khofifah sudah bertolak dari Surabaya menuju ke SDN Gentong.(B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan