Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Teno Marah Usir Peserta Upacara Keluar Dari Barisan


Pasuruan-Pasline News
Upacara gabungan HUT Korpri ke-48, PGRI ke-47 dan Dharma Wanita ke-20, di GOR Untung Surapati Kota Pasuruan, Jumat (29/11/19), diwarnai marah sang Inspektur Upacara, Plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo.

Pria yang biasa di panggil Teno tersebut marah lantaran melihat peserta upacara tidak disiplin bercanda tawa tak hiraukan prosesi upacara yang sedang berlangsung. Teno pun perintahkan peserta upacara tersebut untuk keluar dari barisan, meminta BKD dan Inspektorat ngecek langsung orang- orang yang tak disiplin itu diperiksa termasuk kelengkapan uniformnya.

"Tau arti upacara ! Yang ketawa keluar dari barisan ! ! Hari ini upacara , inilah wajah asli pemerintah Kota Pasuruan, inilah wajah kinerja anda, saya minta inspektorat dan DPD untuk
ngecek langsung orang- orang yang tak disiplin itu diperiksa termasuk kelengkapan uniformnya, "Perintah Teno sebelum membacakan amanat upacara.

Tidak berhenti di situ, usai upacara,  murka Teno dilanjutkan dengan turun langsung kebarisan. Memeriksa personil yang  tidak disiplin dan cek lansung kelengkapan uniformnya. "Mana pin Korprimu. Kenapa tidak kamu pakai, "hardiknya pada salah seorang peserta upacara.

Melihat aksi Teno tersebut, beberapa peserta upacara yang tadinya duduk berteduh di pepohonan dan dibalik baner besar, berlarian kembali kebarisannya masing-masing.

Sebelum upacara dibubarkan, Pesan Teno kepada seluruh ASN se-Kota Pasuruan, yang wajib hadir di upacara tersebut, untuk lebih disiplin dan menjaga marwah aparat sipil negara (ASN). "Saya harap kejadian ini tidak terulang kembali dan mari jaga marwah sebagai pegawai negeri. Apakah anda sepakat ! ,"teriak Teno, yang kemudian dijawab oleh seluruh peserta upacara, "Sepakat !".

"Baik, kalau anda semua sepakat, di upacara yang akan datang dan seterusnya, jika anda melakukan pelanggaran seperti ini, pasti akan ada sanksinya, "tegas Teno.(B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan