Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Satpol PP Kota Pasuruan Gelar Lomba Pos Kamling Untuk Hidupkan Kembali Sistem Keamanan Lingkungan Langkah Pencegahan Dini Gangguan Kamtibmas


Pasuruan-Pasline News
Kebakaran ! Kebakaran ! teriak beberapa orang sambil berupaya memadamkan api dengan alat-alat tradisional seperti kain basah dan tentu saja siraman air, hingga api benar-benar padam. Itu hanya sebuah simulasi yang dilakukan warga Perum Bugul Permai Kota Pasuruan, Minggu (17/11/19) malam. Simulasi tersebut bagian dari kegiatan warga yang ditampilkan saat penilaian oleh tim dari Satpol PP, Polres Pasuruan Kota dan Kodim 0819 Pasuruan, di Pos Kamling Gotong royong. Rt3, RW 04 Perum Bugul Permai Kota Pasuruan.

Diikuti oleh 16 peserta dari 4 kecamatan se Kota Pasuruan. Peserta terbanyak dari Kecamatan Bugul Kidul dengan 6 peserta. Kecamatan Panggungrejo 4 peserta, Kecamatan Gadingrejo dan Purworejo masing-masing 3 peserta. Kreteria penilaian meliputi kelengkapan sarana prasarana, keindahan dan administrasi pos kamling serta peran pembinaan babinsa dan babinkamtibmas.

Menurut Kabid perlindungan Masyarakat Dinas Satpol PP Kota Pasuruan, Susilo Rifa'i, kegiatan lomba pos kamling tersebut bertujuan untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan, dalam rangka mengurangi gangguan kamtibmas dilingkungannya masing-masing. "Intinya menggalakkan kembali peran serta masyarakat, bersama Babinsa dan Babinkamtibmas untuk menciptakan kondisi aman dan tertib di lingkungannya, "terangnya.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk langkah edukatif dan preventif dalam rangka Kamtibmas. "Tahun  2020 Kota Pasuruan akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak. Kegiatan ini merupakan langkah pencegahan dini dari gangguan kamtibmas, "jelas Susilo didampingi

Kasi Bina Potensi Masyarakat,  Adie Loekito menambahkan. Bahwa fungsi linmas ada lima. Yaitu fungsi perencanaan. Sosial kemasyarakatan, keamanan, ketertiban dan fungsi pertahanan negara. "Dalam lomba ini, yang digali adalah fungsi perlindungan masyarakat. Pengorganisasian dan pemberdayaan masyarakat, "jelasnya. (B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan