Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Dinas Sosial Kota Pasuruan Gelar Bimbingan Teknis Tagana Untuk Tingkatkan Kemampuan dan Keterampilan Penanganan Kebencanaan


Pasuruan-Pasline News
Untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam menangani masalah kebencanaan, Dinas  Sosial Kota Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis Taruna Siaga Bencana, di gedung pertemuan kantor Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Rabu (27/11/19).

Acara dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 27 hingga 28 November dan Diikuti oleh 63 peserta. Narasumber dari seksi perlindungan sosial korban bencana alam ( PSKBA) Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan, Hery Dwi Sujatmiko, S. Sos. MM. Dalam sambutannya dia menuturkan, selain bimbingan teknis, kegiatan tersebut sebagai forum silaturahmi dan  pertukaran pikiran antar anggota, juga sarana untuk berkomunikasi antara pimpinan Dinas Sosial dengan anggota Tagana. "saat ini kesempatan pertama berhadapan dengan anda sejak bulan Mei saya di sini (dinas sosial). Walaupun kita sering bertemu di berbagai event dan tempat, tapi saya tidak tahu nama.-nama anda. Kami disini orang baru, "ucapnya.

Hery menambahkan, Kondisi alam Indonesia memang rawan bencana. Bencana tidak hanya datang dari alam tapi juga bencana sosial seperti konflik horisontal. Di sanalah keberadaan Tagana di butuhkan. "Keberadaan anda murni dari hati dan rasa kemanusiaan yang dalam. Walau tidak di bayar, anda semua memiliki dedikasi yang tinggi dalam kegiatan kemanusiaan. Itu semua datang dari budaya gotong royong dan teposliro. Nilai inilah yang menjadi filosofi kita, "ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Tagana harus di bekali kemampuan menangani kebencanaan, seperti memberi  pertolongan pertama pada korban,  proses evakuasi,  proses pemulihan ( trauma healing), penyediaan perbekalan dan lainnya. "Seperti hari ini disini ini. Anda akan mendapat bimbingan teknis tentang kebencanaan, "jelasnya.

Diakhir sambutannya, dia berpesan terkait bencana yang sifatnya rutin seperti banjir, Tagana harus cek kesiapan peralatan, seperti peralatan dapur umum dan perahu karet. Dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada personil Tagana atas kiprahnya selama ini, "Secara kedinasan dan pribadi, saya ucapkan terimakasih kepada anda semua. Terlebih beberapa waktu lalu saat SDN Gentong ambruk, anda semua sudah berperan sangat baik. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, "pungkasnya. (B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan