Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

PT. MAS Berikan Pelayanan Prima Diawali Dari Apel Pagi



Pasuruan-Pasline

Menyadari bahwa hidup matinya perusahaan dari pelanggan, tidak ada pilihan lain bagi PT Mitra Akses Surapati (MAS), sebuah perusahaan yang bermitra dengan PT.Telkom Akses, anak perusahaan PT. Telkom, bertekat membangun pelayanan prima bagi pelanggannya. Yaitu, jaringan harus bagus,  penyelesaian gangguan di tempat pelanggan harus cepat, nol gangguan setiap hari, pasang baru maksimal  72 jam atau tiga hari bisa langsung dinikmati.

Untuk mewujudkannya, dimulai dengan budaya apel pagi. Sekilas seperti tidak ada hubungannya. Namun dari apel pagi, karyawan dilapangan banyak memberikan informasi situasi dan kondisi lapangan. Sebaliknya, jajaran managemen bisa menyampaikan informasi apapun terkait masalah pelayanan.

Apel pagi karyawan perusahaan milik koperasi pegawai Telkom (Kopegtel) Pasuruan tersebut, rutin digelar setiap hari menjelang aktifitas kerja. Waktunya Hanya sekitar 30 menit. Diwaktu 30 menit tersebut. Banyak sekali hal positif yang didapat. Yang pasti jajaran managemen dan karyawan menjadi lebih disiplin.

Menurut Direktur PT Mitra Akses Surapati Soleh, disiplin yang sering disampaikan kepada karyawannya saat apel pagi, ada dua. Yaitu disiplin waktu dan di disiplin kerja. Disiplin waktu, bagaimana karyawan mampu meminit waktu dengan baik, selalu tepat waktu. Mengingat,  pelayanan dibidang telekomunikasi berkaitan erat dengan waktu. Tarif harga pulsa pun juga menghitung waktu. Pasang baru wifi indiHome misalnya, 72 jam sejak daftar atau tiga hari sejak daftar, layanan wi-fi indihome harus bisa dinikmati pelanggan.

Selain itu, Jaminan nol gangguan setiap hari, juga butuh waktu cepat untuk menyelesaikannya. Untuk mencapai target tersebut, karyawan harus lebih cekatan dan cepat mengidentifikasi masalah ganguan. Rutinitas kontrol dan pemeliharaan peralatan fisik atau maintenance, dilaksanakan sesuai waktu dan jadwal yang sudah direncanakan. "Kegiatan-kegiatan tersebut  butuh disiplin waktu yang tinggi, "tegasnya.

Soleh melanjutkan, Disiplin kerja, dimulai dengan disiplin menggunakan alat pelindung diri (ABD) disaat aktifitas kerja. Karena keselamatan kerja terus di tekankan dan menjadi prioritas  managemen. Bekerja sesuai standart operasional perusahaan (SOP), serta  penggunaan peralatan  sesuai dengan peruntukannya. Hal ini penting untuk menjaga standart mutu pelayanan.

"Di setiap apel pagi, selalu kami tekankan disiplin, disiplin dan disiplin. Jika kedua disiplin tersebut diterapkan dengan baik, akan menghasilkan pekerjaan yang maksimal. Jika hasil pekerjaan maksimal, pelanggan akan puas, otomatis akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk-produk PT. Telkom, "jelasnya.

Di kegiatan apel pagi, juga sering muncul kesepakatan-kesepakatan dalam konteks teknis pekerjaan. Misal,  kesepakatan antara managemen dengan karyawan, jika ada gangguan belum selesai dikerjakan, karyawan tidak boleh pulang.

Seperti pengakuan Ulum, salah satu karyawan lapangan, Dia bersama rekannya pernah kerja sampai pagi saat terjadi gangguan masal (Gamas), gara-gara ada kabel Telkom putus, akibat pohon tumbang karena hujan deras disertai angin kencang.

"Saya bersama rekan harus kerja sampai pagi memperbaiki kerusakan walau lokasinya jauh dari keramaian. Tapi tetap harus saya kerjakan sampai selesai karena komitmen kami memberi pelayanan terbaik untuk pelanggan, yang sudah menjadi kesepakatan bersama, "ucapnya usai apel pagi.

Didalam apel pagi banyak pesan yang disampaikan oleh jajaran managemen kepada karyawan. Diantaranya terkait etika kerja, tanggung jawab dan rasa memiliki perusahaan, kelengkapan keselamatan kerja (K3), dan kebersamaan. "Saya tekankan kepada karyawan di lapangan, untuk selalu kompak, memegang teguh etika, dan disiplin. Disini semuanya keluarga besar yang sama-sama berjuang agar perusahaan tetap eksis berdiri. Dan tahu perannya masing-masing. Urusan lapangan adalah tanggung jawab karyawan dan yang lainnya urusan manajemen, "tegas Soleh.(B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan