Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Dalam Rangka Hari Santri Nasional Tahun 2019 PC NU dan Pemerintah Kota Pasuruan Gelar Turnamen Futsal Sarungan



Pasuruan-Pasline

Pertandingan futsal sarungan antar pondok pesantren dan lembaga NU se- Kota Pasuruan kembali digelar untuk yang ke empat kalinya, dalam rangka  Hari Santri Nasional Tahun 2019 di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan, Senin ((14/10/19). Diikuti 24 tim dari Kota, Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo. Dimulai hari Senin(14/09/19) hingga final tanggal 16 Oktober 2019. Sebagai pembuka akan berlaga tim eksebisi pemkot Pasuruan melawan PCNU Kota Pasuruan.

Dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga-Pariwisata Kota Pasuruan, Hardi Utoyo. Dalam sambutannya dia menyampaikan, dengan kegiatan pertandingan futsal sarungan, akan mampu meningkatkan silaturahmi dan kerja sama antara pemerintah Kota Pasuruan dan PC NU dan lembaga Pondok Pesantren. Khusunya di Kota Pasuruan dan daerah sekitarnya pada umumnya.

"Futsal sarungan memang bukan olahraga prestasi, tapi salah satu bentuk olahraga yang unik. Dan sangat mungkin menjadi salah satu ikon olahraga di Kota Pasuruan, "ucapnya.

Sebelumnya, ketua pelaksana kegiatan futsal sarungan yang juga pengasuh pondok pesanten Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan, M. Nailurrohman, S,IP, atau biasa disapa Gus Amak, dalam sambutannya mengatakan,  momentumnya santri dengan futsal sarungan, mampu menyatukan semua santri yang ada di kawasan Pasuruan dan sekitarnya. Kompetisi futsal sarungan penggagasnya adalah PC NU Kota Pasuruan bersama pemerintah Kota Pasuruan.

Hari Santri nasional secara resmi diperingati untuk menghormati perjuangan para santri dari fatwa suci Hasyim Asyari.  Para santri untuk terus bersemangat bela agama dan bela negara. Untuk memperingati perjuangan ulama sepuh yang dipikirkannya  adalah keselamatan Indonesia .

Peringatan hari santri harusnya lebih dari hari jadi.Tapi  merupakan  hari jadi Indonesia bertahan dari penjajah. Bentuk menghargai ulama yang memperdulikan negara dan kemerdekaan, adalah embentuk santri yang sehat dan kuat tapi  harus santun yang bermartabat. "Semua ini atas sinergi yang harmonis antara PC NU dan pemerintah Kota Pasuruan,"jelas Gus Amak.

Bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan olahraga Kota Pasuruan, turnamen futsal saringan ini memperubatkan juara 1, 2, 3, 4, dan top scorer, Best Player, Tim Fair Play. Dengan total hadiah sekitar Rp 20 juta.

Acara tersebut dihadiri seluruh pengurus PC NU dan jajaran Forkopimda Kota Pasuruan, kepala OPD  Kota Pasuruan dan masyarakat penggemar olah raga futsal.(B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan