Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Pilihan Ketua OSIS Di SMAN 2 Kota Pasuruan Mirip Pemilu Sungguhan





Pasuruan-Pasline

Pemilihan ketua OSIS di SMAN 2 Kota Pasuruan terlihat beda dengan sekolah pada umumnya. Di konsep layaknya memilihan umum sungguhan, menggunakan bilik suara dan kotak suara yang pernah dipakai di pemilu 17 April lalu, pinjaman dari KPU. Proses pemungutan suara pun dilakukan oleh kelompok petugas pemungutan suara (KPPS).

Urut-urutannya sama persis dengan pemilihan legeslatif. Yakni , dari Meja pertama, yang berisi  KPPS 1, KPPS 2 dan KPPS 3, bertugas memanggil undangan pemilih dan memberikan kartu suara. Selanjutnya pemilih melakukan pencoblosan di bilik suara. Ada empat bilik suara yang disiapkan KPPS. Setelah itu pemilih memasukan kartu suara ke kotak suara. lalu keluar dengan diberi tanda tinta hitam di jari tangan. Nampak pula empat orang saksi dari masing-masing calon, yang mengamati proses pemilihan.

Sebelum pelaksanaan pemungutan suara, masing-masing calon yakni; No. 1. A. Kurniawan,
No. 2. Novita DA,
No. 3. Fillah Aqsal Rahman,
No. 4. Fallah Aqsal Rahman. berkampanye dengan berorasi dan membagi selebaran yang berisi program-programnya.

Puncak proses pemilihan adalah penghitungan suara. Ditahapan yang mendebarkan ini, masing-masing suporter bersorak jika  nama jagoannya disebut oleh panitia. Hasilnya,  peraih suara terbanyak adalah calon no. 3. Fillah Aqsal Rahman dengan 257 suara. Suara terbanyak ke 2, Novita DA dengan 238 suara. Urutan ke 3, Kandidat no.4. M. Wildan NR dengan 230 suara dan calon no.1. A.Kurniawan dengan 89 suara menempati urutan terakhir. Total suara sah 814, suara tidak sah 56, surat suara tidak terpakai 69 lembar. Jumlah total hak pilih 939 orang.

Kegiatan  tersebut menjadi istimewa karena dihadiri lima Komisioner KPU Kota Pasuruan. Dipimpin ketuanya, Royce Diana Sari, mereka mendukung murid-murid SMAN 2 melaksanakan kegiatan pemilihan OSIS dengan model  seperti  pemilu yang sebenarnya. Menurut Royce Diana sari,  kegiatan tersebut merupakan  pembelajaran secara nyata proses pencoblosan dalam pemilu. "Ini bentuk kerjasama sekolah dengan KPU memberikan pembelajaran secara nyata proses pemilu kepada siswa, "ucapnya.

Lanjut Royce, Pintu masuk kerjasama KPU dengan sekolah, melalui  program KPU, rumah pintar pemilu (RPP). "Di program ini KPU bisa mengundang atau
Mendatangi sekolah untuk memberi wawasan tentang pemilu, "ujarnya.

Haqul Yaqin,  guru yang membidangi kesiswaan mengucapkan terimakasih atas kehadiran Komisioner KPU yang  telah mensupport anak didiknya sekaligus telah meminjami material pemilu. Dia juga  mengusulkan pemilihan OSIS serentak di sekolah -sekolah se-Kota Pasuruan. "Pemilihan ketua OSIS adalah kegiatan tahunan, bagaiman kalau dilakukan serentak di sekolah-sekolah se Kota Pasuruan, "usulnya kepada Komisioner KPU Kota Pasuruan. (B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan