Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Maling Sepeda Motor Yang Sudah Beraksi Di 29 TKP Di Gulung Tim Resmob Surapati Polres Pasuruan Kota






Pasuruan-Pasline

Totalitas Polres Pasuruan Kota dalam menciptakan rasa aman dari kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukumnya tidak diragukan lagi. Setidaknya, dalam satu bulan ini dua kasus kejahatan pencurian sepeda motor berhasil diungkap.Tanggal 05 September lalu, berhasil membongkar gudang motor curian di Desa Plososari, dan berhasil mengamankan belasan barang bukti sepeda motor dan sudah dikembalikan ke pemiliknya.

Satu lagi prestasi gemilang tim Resmob Suropati Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pasuruan Kota,  berhasil  menggulung Ainur Rofik alias Opik(19), pelaku curanmor  kelas kakap,  warga Dusun Sumbersuko Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabulaten Pasuruan, yang sudah melakukan aksinya di 29 tempat kejadian perkara (TKP), 19 TKP di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dan 10 TKP di wilayah hukum Polres Sidoarjo.

Kabag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endik Purwanto, SH menuturkan, Opik dibekuk tim  Resmob Surapati pada hari Kamis tanggal 19 Sep 2019 sekira jam 16.30 WIB di depan pasar Trewung, Desa Trewung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, ketika sedang berhenti mengendarai sepeda motornya.

"Saat ditangkap, Opik melakukan perlawanan yang membahayakan petugas. Mengetahui hal tersebut, tim Resmob Suropati lagsung melumpuhkan dengan satu tembakan di kaki kanannya, "terangnya.

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB),  satu unit sepeda motor Honda CBR warna hitam kombinasi merah dengan Nopol terpasang  N -6238 -TBU, Sebuah helm merk INK warna merah dan sebuah jaket bomber warna abu-abu.

Tertangkapnya Opik, hasil pengembangan perkara curanmor pada hari Jum'at, tanggal 22 Juni 2018 lalu sekira pukul 14.30 WIB di halaman sebuah rumah yg terletak di Dusun Ngopak Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Terjadi tindak pidana  pencurian satu unit sepeda motor Honda Vario 150 CC warna putih tahun 2016, nomor polisi N -3320 -SK yang dilakukan oleh tersangka  Basori (proses hukuman) dan tersangka Ainur Rofiq Alias Opik dengan cara menggunakan kunci T.  Namun ketika melancarkan aksinya, pelaku dipergoki oleh korban, sehingga Basori berhasil ditangkap warga. Sedangkan Tersangka Ainur Rofiq Alias Opik berhasil kabur.

Dalam melakukan aksinya, Opik tidak sendiri. Biasanya bersama temannya, dua sampai empat orang. Kini Nama-nama tersebut  sudah ditangan polisi dan menjadi DPO. Sedang dilakukan pengejaran oleh Tim Resmob Surapati. Anak buah AKBP Agus Sudariyatno tersebut,  juga memburu penadah berinisial U yang membeli hasil kejahatan curanmor Opik dengan kawan-kawan. (B./Humas ResPaskot)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan