Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Di Kecamatan Purworejo Ada 6 Titik Pantau Penilaian Lomba Kota Sehat Wistara Di Kota Pasuruan



Pasuruan-Paslune

Kelompok Rumah Pangan Lestari (KRPL) Wanita Erlangga 5, menjadi salah satu titik pantau penilaian kota sehat wistara Kota Pasuruan, tatanan ketahanan pangan. Penilai tunggal, Yuli Tri Suhartini dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, saat tiba di lokasi, pandangannya langsung tertuju pada aneka tanaman sayuran. Dia terkesan dengan KRPL yang berdiri sejak tahun 2016.

Penilai berkeliling mengamati beberapa tanaman dan sesekali bertanya seputar budidaya tanaman, budidaya perikanan air tawar dan hasil olahannya. Lahan seluas kurang lebih 300 m2, yang berada di RW V Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan,, menjadi andalan anggotanya untuk memenuhi gizi keluarga .

Ketua RW V, Subur yang mendampingi tim penilai, meberikan keterangan soal budidaya tanaman dan budidaya ikan air rawar. Dia juga mengenalkan budi daya kangkung dengan tehnologi hidroponik sederhana. Sayur kangkung bisa tumbuh segar di media yang terbuat dari botol plastik bekas yang di ambil dari bank sampah. Menurutnya, tehnologi hidroponik sederhana tersebut masih bersifat uji coba. "Sifatnya masih uji coba. Tapi hasilnya sudah kelihatan. Sayur kangkung bisa tumbuh segar,  "ujarnya bangga.

Ketua KRPL Erlangga 5,  Imas, mendampingi penilai selama  Proses penilaian berlangsung. Sesekali dia menerangkan nama tanaman dan khasiatnya. Seperti yang ditanyakan penilai, apa khasiat tanaman ukra. "tanaman ukra bisa dijadikan untuk obat herbal penyakit dalam dan kanker, " terang Imas. Dia lantas menyuguhkan minuman dari tanaman ukra kepada penilai, Yuli Tri Suhartini. Dalam proses penilaian, dihadiri kader kelurahan, tim koordinator, lurah dan Camat Purworejo, Supriyanto, S. Sos,MM.

Supriyanto menerangkan, di Kecamatan Purworejo ada enam titik pantau penilaian. Titik Pantau tersebut ada di lima kelurahan yakni,  Kelurahan Purworejo, titik pantau tatanan ketahanan pangan dan gizi di KRPL Erlangga 5. Di Kelurahan Kebon Agung, titik pantau tatanan lingkungan bersih dan sehat di SMP 4. Dan titik pantau tatanan pemberdayaan masyarakat lingkungan sosial sehat di base camp Angel Heaven, Perum Kebon Agung Mas B.3 no-7

Di Kelurahan Purutrejo, titik pantau tatanan kawasan sarana lalulintas tertib di GOR jalan Sultan Agung. Dan titik pantau di KUBE Jaya Mukti. Di Kelurahan Tembokrejo, titik pantau tatanan kehidupan  sosial sehat di Paud BIC- Bina Insan Cendekia. "Dan terakhir penikaian di kantor Kecamatan Purworejo sendiri, "terang Supriyanto usai penilaian KRPL Wanita Erlangga 5. (B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan