Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Beli Mobil Di Internet Terjebak Sindikat Mobil Bodong



Pasuruan-Pasline

Mahfud masih tidak bisa menerima  jika menantunya Aris Felani harus berurusan dengan polisi. Selama ini dia mengenal Aris sebagai menantu yang baik dan sayang keluarga. Keinginan memiliki mobil pun demi untuk ibunya yang sakit lumpuh. "Seminggu sekali ia harus mengantar ibu kandungnya yang sakit lumpuh untuk berobat ke rumah sakit, "kata Mahfud lirih.

Tuduhan tukang tadah yang dialamatkan ke Aris ditampiknya. "Pekerjaan menantu saya  bukan jual beli kendaraan. Dia berani beli mobil itu (avanza) karena yang punya seorang polisi. Pekerjaan Aris itu sebagai relawan penanggulangan bencana dari NU, "jelasnya lugu.

Mahfud pernah meminta Aris untuk mengembalikan mobil tersebut. Tapi si pemilik tidak bisa dihubungi karena nomer ponselnya sudah ganti. Mobil yang dibeli melalui dunia maya itu sempat nangkring dirumah Mahfud selama sebulan, sebelum diambil polisi.

Istri Aris, Nurul Hidayatul Salsa, saat ini mengalami shock berat. Dia kaget suaminya dibawa polisi. Apalagi banyak media masa memberitakannya. Dia tidak tahu harus kemana dan berbuat apa untuk menolong suaminya. Apalagi kedua anaknya yang masih kecil-kecil sakit. "Saya sudah tidak.bisa mikir. Suami dibawa polisi, kedua anak saya sakit, "keluhnya.

Sejak suaminya membawa pulang mobil avanza warna hitam, dia sudah merasa tidak nyaman menaikinya. "Perasaan saya merasa tidak enak naik mobil itu.  Saya setuju sama bapak agar mobil tersebut dikembalikan, "ucapnya sambil menangis.

Lanjut Nurul, keinginan suaminya beli mobil seharga Rp 27 juta tersebut hanya untuk keperluan keluarga, bukan untuk dijual belikan. Sebelumnya, Aris pernah kredit sebuah mobil. Namun dijual oper kredit karena tidak kuat mengangsur. "Kami pernah mengkredit mobil. Karena tidak kuat nyicil, mobilnya dijual oper kredit, "kata Nurul saat ditemui media ini di rumahnya di pedukuhan Ranggeh Barat RT/RW 03, Desa Ranggeh,  Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan.

Nurul hanya bisa berdoa agar suaminya dapat segera menyelesaikan masalah ini. Sekarang dia menggantungkan hidupnya pada orang tuanya yang kesehariannya berjualan bakso keliling.

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan