Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Kolaborasi Tanpa Batas Forum Anak Bersama Unicef Sosialisasikan Pendidikan Inklusif Di Kota Pasuruan


Pasuruan-Pasline

Puluhan anak muda terlihat sedang asyik membagikan stiker dan liflet kepada masyarakat yang beraktifitas di sepanjang jalan Sultan Agung kota Pasuruan, Minggu (25/08) pagi. Panas matahari pagi tidak mengurangi keceriahan mereka di jalan yang setiap hari Minggu bebas kendaraan bermotor alias car free day. Stiker dan liflet yang dibagikan Anak muda yang tergabung dalam Forum Anak Kota Pasuruan tersebut, berisi ajakan kepada  masyarakat untuk peduli dan komitmen terhadap pendidikan inklusi.

Mereka juga mengajak masyarakat berkomitmen untuk pendidikan inklusi dengan membubuhkan tandatangan di selembar baner warna putih berukuran 2x1m. Anak- anak muda binaan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak-Keluarga Berencana (DP3A-KB ) Kota Pasuruan tersebut bersosialisasi dengan berjalan keliling di kawasan car free day sambil meneriakan yel-yel khas mereka dan membentangkan spanduk yang berisi tulisan "kampanye pendidikan inklusi. Untuk pendidikan jangan ada yang tertinggal. Setiap kita terlahir istimewa".

Kasi Perlindungan Anak, Bidang Perlindungan anak DP3AKB, Yayuk Sri Rahayu, Spd, saat mengawal forum anak Kota Pasuruan di lapangan menuturkan, Gerakan sosialisasi pendidikan inklusi oleh Forum Anak Kota Pasuruan (FAKP), merupakan program Kolaborasi Tanpa Batas forum Anak bersama Unicef. "Kampanye pendidikan inklusi harus lebih masif dilakukan karena Kota Pasuruan masuk dalam kota layak anak. Oleh sebab itu, FAKP bersama Unicef bertekat akan terus melakukan sosialisasi hingga masyarakat bisa memahami apa itu pendidikan inklusi, "ucapnya.

Tujuan kegiatan kampanye inklusi yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam pemenuhan hak anak penyandang disabilitas. Diantaranya adalah hak mendapatkan pendidikan yang layak, sama dengan anak-anak lainnya. Masyarakat juga harus bisa memahami tentang adanya pendidikan inklusi. Yaitu sebuah model pendidikan yang menempatkan anak disabilitas atau berkebutuhan khusus disekolah-sekolah umum.

"Agar lebih efisien, kami sengaja bersosialisasi  pada hari Minggu pagi, saat car free day  di jalan Sultan Agung digelat. Mulai pukul 6.00 WIB anak-,anak sudah bergerak. Sasaran kami adalah masyarakat Kota Pasuruan Yang berkunjung di car free day, "jelas Yayuk Sri Rahayu, Spd.

Respon masyarakat terhadap sosialisasi pendidikan inklusi bervariasi. Sebagaian besar mendukung program pendidikan inklusi di Kota Pasuruan. Namun, masih ada juga masyarakat yang belum tahu apa dan bagaimana keberadaan pendidikan inklusi. "Harapan kami, program pendidikan inklusii harus lebih banyak disosialisaikan dan dikampayekan agar masyarakat tahu lebih banyak perkembangan pendidikan inklusi di Kota Pasuruan, "harap Yayuk.(B.)

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan