Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Siswa SMPK Sang Timur Piawai Main Keroncong Dukung Pasuruan Kota Keroncong





Pasuruan- Paslinenews

Pasuruan Kota Kroncong. Sebutan ini tidaklah berlebihan, jika pemerintah serius dan komitmen untuk mengembangkan musik asli Indonesia di kota ini. Apalagi saat ini siswa SMPK Sang Timur Kota Pasuruan, sudah piawai memainkan alat musik kroncong.

Ini sebuah awal yang baik bagi perkembangan musik kroncong di Kota Pasuruan. SMPK Sang Timur sebagai pilot projek Sanggar Kroncong Pasuruan Kota, telah berhasil melatih siswanya bermain kroncong melalui kegiatan ekstra kulikuler sekolah.

Melalui Sanggar Keroncong Pasuruan Kota(SKPK), Bidang Pendidikan dan Pengembangan Keroncong Pasuruan Kota(KPK), berkomitmen untuk mengembangkan kroncong di Kota Pasuruan, salah satunya melaui dunia pendidikan. "Sekarang ini, Masih satu sekolahan, yakni SMPK Sang Timur, yang sudah menerapkan ekskul kroncong," terang personil KPK, Agus Slamet Supariadi.

Tambah Agus, KPK berharap seluruh sekolah di Kota Pasuruan, memasukan kroncong sebagai kegiatan ekskul di sekolahnya."Hal ini akan lebih mudah terwujud, kalau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, mendukungnya dengan mengintruksikan kepada sekolah, untuk memasukan kroncong sebagai ekskul wajib di sekolahannya, "harap Agus.




Perkembangan kroncong di Kota Pasuruan, mendapat perhatian dari anggota legeslatif. Diantaranya, Dr. Sumarjono. Anggota Komisi l DPRD Kota Pasuruan ini, mendukung perkembangan kroncong melalui kegiatan ekskul sekolah.

"Silahkan buat rencana kegiatan, nanti akan saya komunikasikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, agar dimasukan dalam rencana kegiatan tahun depan," ujar Dr Sumarjono, M.Pd.

KPK sudah tercatat di Cabang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan. Dan sudah sering mengisi kegiatan- kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkot Pasuruan. Seperti acara Pasoeroean Jaman Bien, Panggung Hiburan Pasar Rakyat dan banyak lagi.

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan