Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Gali kuliner khas Kota Pasuruan dari lomba cipta menu




Paslinenews- Pasuruan

Pemerintah Kota Pasuruan terus menggali potensi daerah guna mendukung Pasuruan Kota Pusaka, untuk meningkatkan perekonomian Kota Pasuruan.

Salah satu potensi yang terus digali pemerintah adalah kuliner Pasuruan. Kuliner khas Kota Pasuruan yang akan menjadi andalan untuk menarik wisatawan ke kota ini.

Salah satu cara pemerintah untuk mewujudkan itu, dengan menggelar lomba cipta menu yang diselenggarakan si Pendopo Surga Surgi, Rabu, 08/08/2018.

Diikuti 34 peserta dari lelompok PKK kelurahan se-Kota Pasuruan. Peserta wajib memakai bahan lokal dengan sentuhan kreasi dan enovasi bermacam olahan masakan.

Beberapa kreasi menu makanan yang menarik perhatian juri dari Direktur Gizi Propinsi Jatim adalah, nasi jagung telo ungu, gulai ikan pari, naget lele, sop kerang kunci. Dan dari menu inilah peserta dari kelompok PKK Kelurahan Kepel meraih juara pertama.

Walikota Pasuruan, Drs. H.Setiyono, M.Si, meminta hasil lomba cipta menu ini ada kelanjutannya. "Saya minta, pemenang lomba cipta menu ini ada tindak lanjutnya. Saya minta dari dinas terkait untuk membina lebih lanjut, agar olahan makanan hasil cipta menu peserta, bisa dijadikan makanan keseharian dan menambah daftar menu kuliner  khas Kota Pasuruan, " pesannya.

Walikota juga memberi contoh saat perjalanannya ke Moskow Rusia. Di Stan Kota Pasuruan paling banyak dikunjungi warga Moskow, dan mereka membeli produk Kota Pasuruan. "Dagangan kita habis terjual. Ternyata orang Rusia suka produk makanan dan minuman(mamin) kita. Dan menyukai kerajinan tangan kita seperti, mainan anak-anak yang terbuat dari kayu, kalau diputar bisa bunyi, thong, thong,thong! Alat musik perkusi(ketipung) produksi Mayangan, juga habis terjual, " cerita H.Seriyono.

Lanjut H.Setiyono,  namun, sebagaian besar barang tersebut belum beredar di pasaran Negara Rusia. Hanya permen ting- ting jahe yang sudah beresar di pasaran Rusia. "Ini peluang kita untuk lebih serius menjual produk- produk Kota Pasuruan, baik maminnya atau kerajinannya. " Yakinmya.

Selain itu, tambahnya, kesempatan itu juga dimanfaatkan untuk menjual potensi lain Kota Pasuruan. Letak geografisnya yang strategis, sebagai penyangga Kota Surabaya dan jalur terdekat ke Gunung Bromo, semuanya  dipaparkan waktu presentasi didepan pejabat dan pengusaha Moskow serta pengusaha dari negara lain. "Mudah- mudahan mereka tertarik, dan  investasi di  Kota Pasuruan, " harapnya.(B.)


Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan