Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

Terduga teroris bom Pogar Bangil, pemain lama. Pernah melakukan teror di Kali Malamg Jakarta



Paslinenews-Pasuruan

Terduga teroris bom Pogar Bangil, Abdullah, alias Anwardi, alias Achmad Muslim, merupakan pemain lama. Ia pernah meringkuk di penjara Cipinang selama 5 tahun dalam kasus teror bom di Kali Malang Jakarta. Fakta ini disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur, Inspektur Jendral Machfud Arifin, dalam rilis bom Pogar Bangil di mapolres Pasuruan, Kamis 05/07/2018.

Setelah bebas dari Cipinang, 3 tahun lalu, gerakan pelaku bergeser ke daerah. Menurut pantauan aparat, pelaku sudah berada di kawasan Bangil sekitar 2 tahun, kemudian mengontrak sebuah rumah di Pedukuhan Pogar Kidul, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, tepatnya di RT 1/RW l.

Pelaku mengontrak rumah milik Suparmi selama 6 bulan, kemudian mau memperpanjang lagi, namun ditolak oleh pemilik rumah karena pelaku tidak mau menunjukan KK(Kartu Keluarga) sebagai syarat yang diminta memilik rumah.

Keberadaan terduga teroris dirumah Suparmi ini terungkap setelah terjadi ledakan bom panci yang mengagetkan warga Pedukuhan Pogar Kidul. Warga pun berdatangan kesumber ledakan dan mendapati anak laki-laki yang berumur 2 tahun tergeletak dengan luka parah.  Aroma ledakan seperti bau obat mercon menyeruak. Kontan saja warga melarikan korban kerumah sakit dan mengamankan terduga teroris.

Namun upaya warga dalam mengamankan Abdullah, mendapat perlawanan dari Abdullah dengan melempar bom kearah warga dan aparat Kepolisian. Salah satu warga yang ikut mengamankan terduga teroris adalah Widodo. Mengetahui dirinya jadi sasaran lemparan bom Abdullah, Widodo lari menghindar kemudian memgambil senapan angin di rumahnya yang berjarak sekitar 20 m dari lokasi ledakan.

Terduga teroris Abdullah berhasil menakuti warga dengan ancaman bom yang ia bawa ditas ranselnya. Tiga kali ia melempar bom, kemudian menaiki motor dengan tujuan melarikan diri. Belum sempat motornya melaju, Widodo berhasil memlbidik Abdullah dengan senapan angin yang biasa ia gunakan berburu  celeng(babi hutan). Dua tembakan mengenai dada kiri, Abdullah pun goyah. Namun ia berhasil kabur dengan luka tembaknya.

Densus 88 bersama dengan pasukan anti teror Polda Jatim serta jajaran Kepolisian  resort lainnya, bergerak memburu terduga teroris. Terakhir diketahui pelaku melarikan diri menuju stasiun kereta api Bangil.

"Pelaku yang terluka, mungkin saja kondisinya semakin lemah dan akan bisa ditemukan petugas. oleh karena itu sasaran petugas adalah tempat-tempat pengobatan medis, rumah sakit, puskesmas, klinik dan tempat medis lainnya," kata jendral bintang dua ini.

Dari barang bukti yang dikumpulkan dan diteliti petugas kepolisian, untuk sementara disimpulkan, pelaku sudah mempersiapkan serangannya. Namun belum diketahui sasaranya kemana dan siapa."Untuk sementara, berdasarkan bukti yang telah kita periksa, pelaku sudah menyiapkan serangannya. Namun sasarannya kemana, kami akan dalami lagi, "terang Kapolda Jatim, Irjen. Machfud Arifin.

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan