Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

PANWAS KOMITMEN JAGA KONDUSIFITAS DAERAH DALAM PILGUB JATIM 2018



Paslinenews-Pasuruan

Panitia Pengawas Pemilu(Panwaslu) Kota Pasuruan, komitmen sukseskan dan jaga kondusifitas daerah dalam pilgub Jawa Timur, tanggal 27 Juni mendatang. Waktu pencoblosan tinggal beberapa hari lagi, rapat-rapat koordinasi dengan stakeholder  pemilu terus dilakukan.

Kali ini, rapat koordinasi stakeholder dalam rangka pengawasan logistik dan masa tenang pada pelaksanaan Pemilihan Gunernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018, digelar di kantor Panwas Kota Pasuruan, Rabu 20/06/2018.

Kesiapan logistik menjadi perhatian banyak pihak. Ketua KPU kota Pasuruan, Fuad Fadholi, menjekaskan, proses tahapan pilgub tinggal satu minggu, rumdown logistik ke Tempat Pemungutan Suara(TPS) sudah siap, namun saat ini ada beberapa hal yang menjadi sedikit masalah dan sekarang proses perbaikan oleh KPU Propinsi.

Komisioner KPU Divisi Logistik, Royce, menambahkan, tanggal 21 Juni, KPU akan memasukan logistik(kartu suara dan kelengkapan lainnya) ke kotak pemilu dengan melibatkan PPK dan PPS. Dan akan dilakukakn pengawasan ketat dari intern KPU maupun dari stakeholeder pemilu lainnya. Rundown logistik KPU, tanggal 25, dari kantor KPU menuju kantor kecamatan, tanggal 26 dari kecamatan ke kantor kelurahan, dan tanggal 27 dari kantor kelurahan ke TPS.

Untuk form C-6 atau surat panggilan ke tempat pemungutan suara( TPS), pada pilkada sebelumnya dalam kondisi kosong, dan diisi oleh KPPS. Tapi sekarang, langsung dicetak oleh proponsi by name by dress, atau satu nama satu alamat. "Model seperti ini justru banyak masalah yang muncul. Seperti, nama yang ada di DPT(Daftar Pemilih Tetap) tidak ada diform C-6, tulisan nama dan alamat kabur, dan yang terjadi di Kota Pasuruan saat ini, surat C-6 warga Kelurahan Pohjentrek tertukar dengan warga Lumajang, "terang Royce.

Lanjut Royce, surat C-6 jika salah,  langsung dicoret tidak perlu diketik ulang dan akan diganti. Namun KPU Kota Pasuruan tidak bisa langsung mengeksekusinya, karena semua logistik pilgub dari propinsi. " KPU hanya bisa melapor dan menunggu proses perbaikan dari KPU propinsi. Dan surat C-6 akan diberikan ke pemilih H- 3 pencoblosan, "jelasnya.

Ketua Panwaslu Kota Pasuruan, Nico Trisno Prahoro SIP,  mengatakan, persiapan logistik di KPU dan pembersihan APK dimasa tenang, tanggal 24 malam, menjadi prioritas.. Dan pembersihan alat peraga kampanye(APK), panwas butuh pengawalan dari Kepolisian.

Koordinasi dalam masa tenang, tanggal 24, 25, 26. akan terus dilakukan. Dan juga pemgawalan logistik dari KPU hingga TPS butuh perencanaan detail dan  panwas bersama polisi akan bersama-sama mengawalnya.

"Secara umum kota Pasuruan aman. Panwas kota bekomitmen, agar tidak ada pelanggaran pidana pemilu, dengan cara, koordinasi dan komunikasi dengan seluruh stakeholder pemilu. " kata Nico.

Nico menambahkan, saksi di dalam TPS, dilarang pakai kaos atau pin  yang ada simbol-simbol calon. Panwas juga akan bersihkan TPS dari gambar berupa stiker dan gambar lainnya.

Memasuki masa tenang dan rundown logistik pemilu ke TPS, Polisi Resorr Pasuruan Kota akan terus mengawal dan menjamin keamanannya. "polisi akan selalu mengawal setiap pergeseran logistik pemilu dan menjamin keamannya. Jumlah personil untuk pengawalan, tergantung kondusifitas masing-masing daerah dimana TPS ditempatkan, " urai Wakil Kepala Polisi Resort Pasuruan Kota, Kompol Pratolo

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan