Featured Post

Orang Tua Murid SD Kandang Sapi Mengeluhkan Jatah Makan Siang MBG Lauk tidak layak konsumsi, Di SMAN 3 Kota Pasuruan Jatah Makan MBG Sangat Layak Konsumsi, Bukti Tidak Ada Standar Menu MBG

Gambar
Gambar atas, menu makan siang di SD Kandang Sapi hari Rabu (11/2). Gambar bawah, menu makanan di SMAN 3 Kota Pasuruan hari Jumat (13/2). Pasuruan-PaslineNews Sejumlah wali murid TK ABA 2  dan SD Kandang Sapi, serta  SD Bangilan, mengeluhkan makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan pada hari Rabu(11/2/26)  dalam kondisi lauk tidak layak konsumsi dan menu yang tidak jelas.   Menurut salah satu orang tua murid yang enggan ditulis namanya,  setelah melihat jatah  makan siang milik anaknya, lauk berupa ayam suwir dalam kondisi basi.  Bahkan, guru kelas tempat anaknya sekolah melarang muridnya memakan lauk tersebut.  Hal yang sama juga terjadi di SD Bangilan.  Salah satu orang tua murid yang enggan menyebut namanya, menyesalkan menu yang diterima anaknya. Dia menilai, jatah makan siang MBG  hari Rabu (11/2) dinilai sangat sederhana, terdiri dari nasi, sepotong tempe goreng, irisan  sayur kobis dan wortel ditambah daging ayam suwir...

POLISI PAMONG PRAJA KOTA PASURUAN KEKURANGAN PERSONIL




Paslinenews-Pasuruan

Untuk penyelenggaraan pengamanan, penertiban dan penegakan perda, satuan Polisi Pamong Praja Kota Pasuruan  sangat kekurangan personil." Saat ini jumlah personil polisi pamong praja hanya 95 orang. Sedangkan kami harus mencover hampir 200 ribu pendusuk kota ini," terang H Yunus Ilyas, Kepala Dinas Polisi Pamong Praja Kota Pasuruan.

Lanjut Kaji Yunus, sapaan akrabnya, untuk penambahan personil baru, terbentur oleh aturan, personil polisi pamong praja harus pegawai negeri sipil(PNS). Dan juga terkendala oleh kebijakan pusat, yaitu, penghentian sementara waktu pengadaan pegawai(moratorium).

Solusinya, kata Kaji Yunus, akan memaksimalkan peran satuan perlindungan masyarakat(satlinmas) sebagai tenaga pembantu polisi pp." Saya akan mengusulkan tambahan personil linmas sebagai tenaga pembantu polisi pp. Tenaga linmas ini akan digaji 50 ribu rupiah setiap hari," katanya.

Menurut Kaji, jumlah personil yang dibutuhkan saat ini, sekitar 215 orang. Dan akan ditempatkan di empat kecamatan, masing-masing 30 personil." Keberadaan personil polisi pp disetiap kecamatan sangat penting. Untuk efisiensi dan kecepatan penanganan pengamanan, penertiban dan penegakan perda lainnya. Untuk itu perlu tambahan 120 personil linmas, untuk membantu 95 personil polisi pp," jelasnya.

Tugas polisi pp tidak hanya penegakan perda atau penertiban umum, tapi juga mengamankan aset-aset milik daerah dan mengamankan pejabat daerah, terutama kepala daerah." Penambahan personil Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pasuruan, sudah sangat mendesak dan harus segera dipenuhi," harap Kaji Yunus.

Terkait dengan tenaga keamanan outsoursing, yang saat ini bertugas menjaga keamanan kompleks perkantoran Pemkot Pasuruan, Kaji Yunus mengusulkan untuk merengkrut mereka menjadi personil linmas." tenaga keamanan outsoursing di kompleks Pemkot Pasuruan, awalnya hanya menyiasati kekurangan tenaga satpol pp. Tentu ini tidak bisa diteruskan karena dasar hukumnya lemah. Untuk itu, kami akan usulkan agar mereka dimasukan dalam satlinmas," urai Yunus.

Postingan populer dari blog ini

SPPG Yayasan Cinta Nusantara Persada Diresmikan Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo

Pemerintah Kota Pasuruan Cairkan Dana Bantuan Keuangan Partai Politik.

Nama-nama Calon Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Murni Usulan Dari Bawah, dr.Mufti Anam Tidak Mau Diusulkan